Bakal Jadi Titik Ekonomi Baru

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Kreasi Sumadi menjelaskan, teritori Dermaga Patimban bisa menjadi salah satunya titik kemampuan ekonomi dengan multiplier effect yang besar.

Hal tersebut karena bisa banyak industri yang tumbuh di teritori itu. Kecuali membuat lapangan pekerjaan, Dermaga Patimban pasti akan menggerakkan ekonomi wilayah.

“Jadi kelak berlangsung satu cluster kota baru yang besar, yang hidupkan warga dengan lebih kurang, jika Pak Gubernur (Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil) ngomong, 1 juta orang di situ, mereka akan memperoleh penghasilan dari dampak (pembangunan) Patimban,” tutur Menhub Budi Kreasi dalam Seminar-online Kemenhub 3: Dermaga Patimban dan Performa Logistik Nasional, Jumat (27/11/2020).

Menhub menerangkan, warga di teritori Dermaga Patimban sejumlah besar akan bekerja selaku petugas dermaga. Walau, dengan timbulnya industri lain, karena itu lapangan pekerjaan yang ada akan makin bermacam.

“Ini menjadi satu titik kemampuan yang mengagumkan. Wujud lokomotifnya telah ada jalan tol, kereta api,” tutur Menhub Budi.

Teritori Dermaga Patimban, pada dasarnya, akan dipisah jadi teritori dermaga dan teritori perkotaan. Di teritori dermaga akan dibuat dermaga tersebut, industri yang terkait sampai gudangnya. Sesaat di teritori perkotaan, akan dibuat tempat residensial, komersil sampai mixed use.

“Di situ kita targetkan ada juga kantor, hotel, jadi ini dapat digabungkan. Lantas di teritori komersil ada mall, pasar, warung dan lain-lain,” papar Menhub.

Tentu saja, peningkatan teritori itu harus pikirkan semua faktor, dimulai dari sisi karyawan, pekerjaan, traffic, sampai service selingan.

“Industri ini harus sama-sama bertautan. Kita harus pikirkan bagaimana industri dapat bertanggungjawab pada peningkatan teritori yang ada dan akan tiba,” keras Menhub.

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *