Geledah Kantor Menteri

Komisi Pembasmian Korupsi (KPK) tengah lakukan pemeriksaan di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Gambir, Jakarta Pusat, pada Jumat (27/11/2020). Pengakuan itu dikatakan langsung oleh Kepala Agen Humas dan Kerja Sama Luar Negeri KKP, Agung Tri Prasetyo.

“Benar, Informasi yang saya dapatkan sedang berjalan (pemeriksaan),” kata Agung ke Merdeka.com, lewat pesan tercatat, Jumat (27/11/2020).

Awalnya Deputi Pengusutan Komisi Pembasmian Korupsi (KPK) Karyoto menyebutkan faksi penyidik merencanakan memeriksa Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada, Jumat, 27 November 2020, esok. Pemeriksaan dikerjakan pasca-operasi tangkap tangan (OTT) yang menangkap Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.

Karyoto pastikan telah mengunci beberapa ruang di KKP yang akan diobrak-abrik team penyidik. Karyoto yakini, tanda bukti yang tersimpan dalam gedung itu masih aman.

“Tempo hari kami telah segel (beberapa ruang), hingga kemungkinan dari tempo hari tidak ada yang masuk di lokasi yang akan kami periksa,” katanya.

Awalnya, Komisi Pembasmian Korupsi (KPK) menyangka masihlah ada faksi yang lain ikut terjebak dalam tindak pidana suap penentuan hal pemberian izin export benih lobster atau benur di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tahun 2020. Dalam masalah ini KPK memutuskan Menteri KKP Edhy Prabowo selaku terdakwa.

Karena itu, Karyoto pastikan faksinya tetap akan menginvestigasi dan meningkatkan masalah ini. Kecuali mengecek beberapa saksi, terhitung dari elemen exportir, team penyidik pasti akan mengeruk dokumen dan data dan transaksi bisnis elektronik yang terkait dengan sengkarut ijin export benur.

“Konsepnya ini, kelak di saat peningkatan penyelidikan tentu saja kami akan mengeruk info berbentuk dokumen dan data dari beberapa transaksi bisnis elektronik yang kita bangun,” katanya.

Karyoto menjelaskan, tidak tertutup peluang dalam peningkatan masalah ini KPK akan memutuskan terdakwa baru sejauh diketemukan bukti permulaan yang cukup.

Yang pasti kita akan mengambil info saksi pada awal untuk terdakwa semasing,” katanya.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *