Kampus Kebun Loka Hejo

Kementerian Koperasi dan UKM lakukan re-branding dengan optimasi salah satunya asset yang dipunyai Instansi Service Marketing Koperasi dan UKM (LLP-KUKM) atau Smesco Indonesia. Optimasi itu dengan membangun Universitas Kebun-Loka Hejo di teritori Cisarua, Bogor, Jawa Barat.

Pendirian Loka Hejo di atas tempat selebar 13 hektar (ha) ini, diinginkan Smesco sanggup memaksimalkan sumber daya yang dipunyai, dan beberapa produk beberapa aktor UMKM baik di bidang kulineran, kerajinan, dan fesyen.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menjelaskan, apa yang dikerjakan Smesco dapat disebut bukan sekedar hanya re-branding, tetapi sanggup membuat pengembangan berbentuk ekosistem berbasiskan agrikultur.

“Tidak cuman rekreasi dan juga agrikultur, menyambungkan pertanian baik dari petani atau aktor UMKM, pariwisata, dan market-nya, dengan 1 ide usaha yang penting ditonjolkan. Mengusung ekonomi seputar dan bawa kesejahteraan,” kata Teten Masduki waktu berkunjung Loka Hejo di Cisarua, Bogor, Jumat (27/11/2020).

Sambungnya dengan konsen yang inovatif, pembangunan Loka Hejo ini juga diinginkan menjadi usaha mode dan dapat diaplikasikan di teritori lain. Loka Hejo menjadi universitas, melahirkan creator untuk memproses daerah semacam ini. Apa lagi waktu Covid-19 ini, kreativitas benar-benar diperlukan.

Ide ini ucapnya, sisi dari program pembimbingan dan pengiringan UMKM yang lebih mendalam, yakni Sparc Campus.

Leonard akui suka dan senang dari usaha yang dikerjakan di Loka Hejo. “Agro kekuatannya yang terbesar di sini. Dari kebun yang kita tanam, baru 2 bulan telah panen seringkali. Jagung telah 1 ton, cabai tumbuh besar, organik juga. Ada pula kekuatan perikanan dan yang lain, kita pengin menambahkan added nilai. Seluruh diolah oleh partner kami yang pakar,” katanya.

“Semua tanaman olahan yang berada di Universitas Kebun dimulai dari asal mula sampai lajur distribusinya akan terdaftar secara baik,” ujarnya.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *